Fa Ayna Tadzhabuun
فأين تذهبون Para mufassir menafsirkan ayat tersebut dengan Maka kemana kah kamu akan pergi (setelah kamu berpaling dari Al Quran)? Maka kemana kah kamu akan pergi (dari jalan kebenaran yang tiada lagi kebenaran melainkan yang sudah disampaikan oleh Allaah dan Rasul Nya)? Maka kemana kah kamu akan pergi (dan berharap mendapatkan jalan lain setelah ingkar mu dan keberpalingan mu dari Nya)? Dilanjutkan dengan ayat-ayat setelahnya "Bukanlah kehendak mu yang dapat membawamu ke jalan yang benar dan lurus, melainkan hanya kehendak Allaah lah melalui peringatan-peringatan Nya." Allaaah Wa law laa fadhlullaahi 'alaykum wa rahmah Kalau bukan karena karunia dan rahmat dari Allaah, kita mungkin akan terus berada dalam kebingungan, kesesatan jalan, kesesakkan, keguncangan dan terbolak/i nya hati yang bertengger dalam dada, untuk dapat memahami sampai akhirnya dapat menjawab dengan sebenar2nya jawaban yang dapat dipertanggung jawabkan. Begitupun atas peringatan Nya dalam ayat i'...